Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12 resmi ditutup hari ini, Jumat (26/2/2021) pukul 12.00 WIB. Pendaftaran Kartu Prakerja secara online hanya dilakukan melalui laman www.prakerja.go.id. Setelah penutupan pendaftaran, nantinya peserta yang telah mengikuti seleksi tinggal menunggu pengumuman.

Lantas kapan pengumuman Kartu Prakerja Gelombang 12? Saat ini pihak pelaksana Kartu Prakerja belum menginformasikan tanggal pengumuman. Menilik pada gelombang sebelumnya, pengumuman seleksi Kartu Prakerja akan dilaksanakan secara berkala sekira tiga hingga empat hari setelah penutupan pendaftaran.

Biasanya pengumuman juga dibarengi dengan pembukaan gelombang selanjutnya. Berdasar hal tersebut, kemungkinan hasil seleksi Kartu Prakerja Gelombang 12 diumumkan pada Senin (1/3/2021) atau Selasa (2/3/2021). Namun perlu digarisbawahi, semua ini hanya perkiraan sehingga ada kemungkinan maju/lebih cepat atau justru mundur, tergantung pada pelaksana.

Untuk mengetahui apakah peserta lolos Kartu Prakerja gelombang 12 atau tidak, dapat dicek dengan mudah. Bagi peserta yang lolos akan mendapatkan SMS pemberitahuan ke nomor yang terdaftar pada akun Prakerja. SMS berupa ucapan selamat telah diterima di program Kartu Prakerja gelombang 12.

Pastikan nomor HP yang didaftarkan pada akun Prakerja sama seperti yang dipakai sekarang atau minimal aktif. "Peserta yang lolos akan mendapat SMS pemberitahuan ke nomor yang terdaftar pada akun Prakerja milik Sobat!" "Pastikan nomor tersebut aktif dan jangan mengganti nomor HP."

Berlaku sebaliknya, peserta yang tidak lolos tidak akan mendapatkan SMS pemberitahuan. Cek lolos atau tidak di seleksi Kartu Prakerja gelombang 12 juga dapat dilakukan melalui dashboard akun Kartu Prakerja di www.prakerja.go.id. Kemudian, cek di dashboard akun Kartu Prakerja.

Jika lolos seleksi Kartu Prakerja gelombang 12, peserta akan dapat melihat nomor Kartu Prakerja. Terlihat juga status saldo, serta nomor akun e wallet yang sudah didaftarkan pada dasboard akun Kartu Prakerja. Bagi yang tidak lolos akan mendapatkan notifikasi pada dasboard akun Kartu Prakerja berupa keterangan 'Kamu Belum Berhasil'.

Kartu Prakerja merupakan program dari pemerintah untuk para pencari kerja hingga pekerja yang terdampak Covid 19. Program Kartu Prakerja terbuka bagi WNI berusia 18 tahun ke atas yang tidak sedang mengikuti pendidikan formal. Diketahui, total kuota semester I pada program Kartu Prakerja tahun 2021 ini sebanyak 2,7 juta orang.

Sementara kuota peserta pada Gelombang 12 sebanyak 600.000 orang. Setiap Kartu Keluarga (KK) dibatasi maksimal 2 anggota keluarga yang bisa menjadi penerima Kartu Prakerja. Dilansir prakerja.go.id, Kartu Prakerja merupakan program pengembangan kompetensi kerja dan kewirausahaan ditujukan untuk pencari kerja, dan pekerja/buruh yang terkena pemutusan hubungan kerja.

Kemudian, ditujukan bagi pekerja/buruh yang membutuhkan peningkatan kompetensi, termasuk pelaku usaha mikro dan kecil. Program ini adalah wujud kerjasama pemerintah dan swasta dalam melayani masyarakat dengan semangat gotong royong demi SDM unggul, Indonesia maju. Anda dapat mengakses situs resmi di www.prakerja.go.id untuk mendaftar Kartu Prakerja.

Nantinya, peserta akan mendapatkan insentif sesuai ketentuan yang berlaku, seperti bantuan pelatihan Rp 1 juta, dana insentif pascapelatihan dan insentif saat survei evaluasi. Diketahui, total kuota semester I pada program Kartu Prakerja tahun 2021 ini sebanyak 2,7 juta orang. Sementara kuota peserta pada Gelombang 12 sebanyak 600.000 orang.

Setiap KK dibatasi maksimal 2 anggota keluarga yang bisa menjadi penerima Kartu Prakerja. Kemudian, ada lebih dari 1.700 pelatihan dari 154 Lembaga Pelatihan yang dapat diakses melalui 7 platform digital. Bantuan pelatihan sebesar Rp 1.000.000.

Dana insentif pasca pelatihan sebesar Rp 2.400.000 yang akan diberikan sebesar Rp 600.000 selama 4 bulan. Dana insentif pengisian 3 survei evaluasi sebesar Rp 150.000 yang dibayarkan sebesar Rp 50.000 setiap survei. WNI berusia 18 tahun ke atas;

Pencari kerja atau penganggur (lulusan baru dan program PHK); Pekerja (buruh/karyawan); Wirausaha;

Tidak sedang mengikuti pendidikan formal; Bukan penerima bansos Kemensos (DTKS), BSU, BPUM, atau sudah menjadi penerima Kartu Prakerja pada 2020; Bukan TNI/Polri, ASN, Anggota DPR/D, BUMN/D, dan pihak lain yang diatur dalam Permenko 11/2020.