Spesifikasi Toyota Raize Indonesia, Pakai Mesin Turbo! – Tak heran, karena kehadiran mobil ini cukup ditunggu. Apalagi segmen yang diisinya adalah kategori SUV yang disukai banyak orang. Tak hanya itu, segmen yang dibidik oleh mobil ini juga berada di kisaran harga yang cukup menjanjikan dan memiliki target pasar yang cukup luas. Spesifikasi Toyota Raize Indonesia juga akan mengejutkan konsumen Indonesia. Berikut ulasannya!

Spesifikasi Toyota Raize Indonesia

Dari segi tampilan, Toyota Raize telah menarik banyak orang di awal kehadirannya. Mobil ini juga memiliki saudara kembar bernama Daihatsu Rocky. Untuk lebih jelasnya berikut spesifikasi Toyota Raize Indonesia.

Desain SUV Perkotaan

Tampilannya didominasi oleh gril berbentuk trapesium yang memanjang hingga ke bagian bawah atau bemper. Dipadukan dengan lampu depan bergaya modern dan dipersenjatai dengan deretan LED. Sementara di bagian belakang, kesan gagah khas sebuah SUV cukup terasa berkat garis desain yang tegas dan kokoh. Apalagi ditambah hadirnya aksen hitam yang seolah menyambungkan kedua sisi lampu belakang.

Meski begitu, tampilan belakang Mobil Raize ini bisa dibilang lebih ke arah model crossover hatchback ketimbang SUV. Untuk bagian kaki-kaki, Toyota Raize dilengkapi dengan velg berdiameter 16 inci dengan desain yang menarik dan sporty. Kesan mewah juga terasa berkat penggunaan warna poles two-tone.

Dua Varian Mesin Toyota Raize

Varian pertama dipercayakan pada dapur pacu yang kini dibenamkan pada Toyota Calya dan Daihatsu Sigra, yakni mesin 1.200 cc 4 silinder. Di atas kertas, mesin ini memiliki tenaga sebesar 87 HP dan torsi 108 Nm. Transmisi tersebut dikawinkan dengan manual 5-percepatan dan otomatis CVT.

Varian mesin kedua ini istimewa karena telah dilengkapi dengan teknologi Turbo. Mesin 3 silinder berkapasitas 1.000 cc, namun berkat penambahan Turbo mampu mencapai 98 HP dan torsi 140 Nm. Performanya berada di urutan sebelas dua belas dengan Nissan Magnite, pesaing terdekatnya yang dibekali dengan spesifikasi yang sama.

Pilihan transmisinya juga manual 5-percepatan dan otomatis CVT. Namun, Toyota Raize dengan mesin Turbo disebut-sebut memiliki hingga tiga varian dengan transmisi CVT. Salah satunya telah dilengkapi dengan teknologi Toyota Safety Sense.

Varian dan Harga

Dari informasi di atas, dipastikan Toyota Raize akan ditawarkan dalam enam varian. Sedangkan empat varian sisanya memiliki mesin 1.000 cc Turbo yang terdiri dari satu varian transmisi manual dan tiga varian otomatis CVT.

Untuk harga, seperti yang dijelaskan bahwa mobil ini membidik segmen pasar yang cukup luas. Mengacu pada NJKB (Nilai Jual Kendaraan Bermotor), mobil ini ditawarkan dengan harga mulai dari Rp. 153,3 juta menjadi Rp. 207 juta. Angka ini sedikit lebih rendah dari NJKB Toyota Avanza. Tidak jauh berbeda dengan harga Nissan Magnite sebagai pesaing terdekatnya. Sebagai perbandingan, harga Toyota Avanza per Maret 2021 ditawarkan Rp 200 juta hingga Rp 251 juta.

Estimasi Harga OTR Toyota Raize

Nah untuk harga OTR Toyota Raize 1.0T S CVT TSS ini tinggal menjumlahkan semua instrumennya.

DPP + PPnBM + BBN + PPN + Penerbitan Surat + SWDKLLJ

Hasilnya Rp 276.285.500

Perlu Anda ketahui, harga OTR ini belum termasuk margin keuntungan Toyota Raize Indonesia, serta biaya tak terduga lainnya setelah mobil tiba di dealer.

Berikut Cara Menghitung OTR Toyota Raize

Penetapan harga OTR dapat diperoleh dari data yang tercantum dalam Permendagri 1/2021, yaitu NJKB, koefisien bobot, dan DPP (NJKB dikalikan koefisien bobot). Kemudian dalam menghitungnya, kami menggunakan skema produksi lokal. Mengingat potensi Toyota Raize untuk diproduksi di dalam negeri sangat besar, bersama dengan Daihatsu Rocky. Jadi kami tidak memasukkan instrumen bea masuk.

Jumlah PPnBM

Dalam PP Nomor 41 Tahun 2013 tentang Barang Kena Pajak (BKP) Yang Tergolong Mewah Berupa Kendaraan Bermotor Yang Dikenakan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah, pajak PPnBM untuk mobil MPV 1.500cc ke bawah adalah 10 persen.

PPnBM Toyota Raize A250RA-GBVVJ 1.0T S CVT TSS

  • 10 persen x (NJKB Raize x koefisien bobot)
  • 10 persen x DPP
  • 10 persen x Rp 207.900.000
  • Hasilnya Rp 20.790.000

Penetapan Tarif BBNKB

Berdasarkan UU No. 28/2009 dalam Pasal 11 disebutkan bahwa pengenaannya maksimal 20 persen. Namun, mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2010 tentang Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), pengajuan pertama sebesar 12,5 persen.

BBN Toyota Raize A250RA-GBVVJ 1.0T S CVT TSS

Pengajuan I x DPP

12,5 persen x Rp 207.900.000

hasilnya Rp 25.987.500

Demikian pembahasan mengenai spesifikasi Toyota Raize Indonesia, semoga artikel ini dapat menjadi referensi dan bermanfaat bagi kalian semua.