Humas Gereja Katedral dan Keuskupan Agung Jakarta Susyana Suwadi meminta umat Kristiani yang mengikuti rangkaian perayaan pekan suci Paskah tak perlu panik, dan tetap tenang. Mengingat pihak kepolisian dan TNI sudah menjamin keamanan Gereja Katedral Jakarta selama digelarnya rangkaian perayaan Paskah. "Kami juga minta umat tidak panik dan tetap tenang. Karena Kapolda, Kasdam Jaya bersama jajarannya mengatakan agar umat tetap tenang dan menjamin keamanan terlaksananya ibadah," kata Susyana kepada wartawan di Gereja Katedral Jakarta, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis (1/4/2021).

Susyana berharap semua pelaksanaan pengamanan maupun Tri Hari Suci berjalan lancar, aman dan tertib. Tri Hari Suci meliputi Kamis Putih, Jumat Agung dan Paskah. Kamis Putih akan dilangsungkan malam nanti, Jumat Agung esok hari, dan Hari Raya Paskah dilangsungkan pada hari Minggu.

"Kami berharap semua pelaksanaan ataupun Tri Hari suci ini berjalan lancar aman tertib kondisi," ujarnya. Gereja Katedral Jakarta jadi salah satu gereja terbesar. Terlebih lokasinya berada dekat Istana Negara.

Sehingga pengamanan ketat diterapkan oleh aparat kepolisian. Kapolsek Sawah Besar AKP Maulana Mukarom mengatakan pengamanan Gereja Katedral Jakarta jelang rangkaian perayaan Hari Paskah, tersebar di 6 titik. Sebanyak 150 personel gabungan yang terdiri dari unsur polisi, brimob gegana, TNI, hingga Dinas Perhubungan DKI disiagakan mengamankan rangkaian perayaan umat Kristiani itu.

"Kurang lebih 150 personel gabungan di siagakan di Gereja Katedral Jakarta," kata Maulana saat dikonfirmasi. Sejumlah aparat kepolisian bersenjata laras panjang berpatroli di luar area Gereja Katedral Jakarta. Kendaraan taktis (rantis) juga disiagakan di sekitar area gereja.

Untuk alur keluar masuk jemaat gereja, ditetapkan hanya lewat pintu IV. Sementara lokasi parkiran kendaraan, difokuskan di Basement Masjid Istiqlal. "Jemaat keluar masuk lewat pintu IV dan jemaat keseluruhan parkir di Basement Masjid Istiqlal," ujarnya.

Diketahui, sejumlah aksi terorisme terjadi belakangan ini. Markas Besar (Mabes) Polri di Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan diserang seorang perempuan terduga teroris pada Rabu (31/3/2021) petang. Sebelum ditembak mati, sempat terjadi aksi tembak menembak antara polisi dengan pelaku.

Peristiwa terorisme di Mabes Polri berselang tiga (3) hari setelah kejadian bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan pada Minggu (28/3). Kejadian di Mabes Polri juga beriringan dengan upaya polisi yang melakukan penangkapan sejumlah terduga terorisme di Jakarta dan Bekasi.